Senin, 20 Februari 2012

Di Boston, Aku Menemukannya ..

Boston,

Kota kecil di United States yang bahkan kamu bisa mengelilingi kota ini seharian hanya dengan bersepeda. Di Boston aku menemukannya… Sosok terindah yang pernah tertangkap ujung kelopak mata, yang mampu menghentikan sejenak ujung-ujung wedgesku hanya untuk melihatnya tersenyum dihadapanku. Melihat langkah-langkahnya yang pasti setiap keluar masuk laboraturium. Sosok terindah yang pernah hadir dengan senyuman sederhananya sambil bersandar di pilar-pilar putih milik University of Massachusetts Boston dengan Jas putih Laboraturium milik anak-anak Jurusan Rekayasa dan Teknologi itu. Dan hingga 5 tahun setelah itu, bahkan aku benar-benar tidak mampu melupakannya…

@Rekayasa and Technology Faculty University of Massachusetts Boston : 09.20 AM 

Dia menyapaku …

Aku mulai menghitung detik-detik jam yang berada diarah belakang punggungnya, aku mulai merasakan jam dinding itu mulai bermain-main dengan perasaanku saat ini. Aku merasakan detak jam di koridor ini seperti beradu cepatnya dengan lompatan-lompatan jantungku yang berada dihadapannya saat ini.
Hey ! Perasaan apa ini !”

Wuuuusshhhh…

Semilir angin di Massachusetts saat ini benar-benar berada di bawah 3 derajat celcius. Aku gemetar ! aku terus saja menggenggam scraf-ku dari tadi. Tidak ! bukan karena embun salju yang dinginnya merasuk pelan ke celah-celah bolero biru muda yang sedang aku kenakan saat ini tapi karena guratan senyum indahnya saat itu benar-benar membuatku gemetar.

“it was raining …” desisnya perlahan di tengah-tengah hembusan kasar angin-angin badai salju saat ini. “thankyou …” aku tersenyum sambil sesekali mendongak kearah lindungan payung bewarna bening yang sedang ia pegang dan mengarahkannya tepat diatas kepalaku.

Aku sibuk mendekap kedua tanganku dan menduduk sambil sesekali melihat ke arah genangan salju yang mencair di jalanan aspal saat ini, berharap aku mendapati bayangan wajahnya terpantul disana.

Dia satu-satunya orang yang membuatku tidak mampu menatap dalam matanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar